Sabtu, 28 Januari 2012

Minat, Bakat, Dari Manakah Ia Berasal?

Minat dan bakat, mungkin hal tersebut seringkali kita dengar dalam kehidupan kita. Namun, seberapa tahu kita tentang minat dan bakat itu sendiri? Apakah minat atau bakat tersebut memang sudah ada (baca: ditakdirkan) oleh Sang Khaliq untuk kita semenjak lahir? Bukankah setiap yang ditakdirkan pun hakikatnya masih memerlukan sebuah proses atau yang disebut sebuah ikhtiar untuk menuju takdir tersebut? Berikut adalah salah satu opini tentang permasalahan asal-muasal minat atau bakat ini yang empunya ambil dari Facebook Fan Page milik Science and Technology Studies. Tulisan ini sengaja saya duplikasi di blog ini untuk menjadi bahan bacaan sekaligus catatan pribadi saya. Selamat membaca dan semoga bermanfaat. :)

---

☺Dari manakah asal muasal munculnya suatu bakat.☺

Perdebatan menarik yang telah berkembang terkait keberbakatan berkisar pada apakah bakat itu diciptakan / dilatih atau dibawa dari lahir. Gagasan bahwa bakat itu bawaan lahir tampaknya telah membuat banyak orang merasa tak senang.

Minggu, 22 Januari 2012

Internet Ngadat, Partisi Kegeser Dikit

Sudah seminggu lebih, koneksi internet saya harus melalui jalur yang cukup panjang, harus melalui server proxy terlebih dahulu, apalagi server proxy tersebut berada di jalur virtual (di dalam VirtualBox), pheww @_@ Tambah bikin lemot sistem utama saya, makan banyak memori, dan seabrek ketidakenakan yang lain. Direct connection dari Sabily (OS berbasis Ubuntu yang saya gunakan) tidak bisa berjalan normal, sebentar terhubung, kemudian ngadat, tidak mau me-reply paket yang saya kirim lewat ping ke sebuah server. Padahal sebelumnya juga tidak ada masalah.

Hal itu memicu saya untuk mencoba mengidentifikasi permasalahan (baca: ketidakstabilan koneksi) tersebut dengan OS Linux yang lain. Dan berhubung saya hanya memiliki file ISO Ubuntu 11.10 versi alternate yang tidak bisa digunakan secara live (CD/USB), jadi, dengan sangat terpaksa saya harus merelakan beberapa giga space hard disk untuk memasang OS lagi. Setelah beberapa proses panjang (semalaman, karena ditinggal tidur :p), resize partisi, pasang OS, de el el, akhirnya hadir juga Ubuntu 11.10 baru di notebook saya.

Ternyata eh ternyata, setelah saya coba konek internet melalui modem saya (Huawei E620, CDMA Mobile, cap Venus VT-12), ndak bisa juga.. hadoooohhh....

Otak mulai muter, tik...tok..tik..tok... Kalau konek lewat Windows bisa, kenapa menggunakan Linux harus ngadat? Setelah proses coba-coba, akhirnya ada satu solusi yang bisa saya gunakan, yaitu dengan sedikit mengubah konfigurasi di bagian Network Settings si modem. Dengan menonaktifkan opsi "Allow Deflate data compression" pada bagian "PPP Settings", akhirnya saya bisa terhubung juga ke internet dengan lancar.

Berhasil menerapkannya di Ubuntu baru saya, solusi tersebut kemudian saya terapkan pula di my lovely Sabily. Dan akhirnya..... tretetet teteeett.... Cihuy.. bisa juga cuy...! :D

الحمــد للـــــــــــــــــه

Demikian pengalaman singkat saya dalam konek meng-konek internet melalui modem. Anda memiliki solusi lain? Satu atau dua komentar Anda mungkin cukup untuk menambah wawasan saya :)


Minggu, 01 Januari 2012

Sejenak Refreshing

Menyela seabrek kesibukan, saya sempatkan menilik sedikit studi kasus sederhana untuk menampilkan sebuah deret angka berikut dengan menggunakan bahasa pemrograman yang sudah lama tak saya pegang, C++ (baca: Si Plus Plus) :D

3  9  4  12  7  21  16  48  43  129