Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Relatifnya Kemunculan Lailatul Qadar

Seperti diketahui bersama, masyarakat secara umum mengetahui bahwa waktu kemunculan ليلة القدر 'lailatul qadar' (Apa itu lailatul qadar dan apa keutamaannya? Silakan baca di sini ) terjadi pada 10 malam terakhir Ramadan berdasarkan hadis [1] [2] [3] . Di samping itu, diketahui pula bahwa dari 10 malam terakhir itu, lailatul qadar kemungkinan besar jatuh pada salah satu malam ganjilnya [1] , yang kalau dalam pandangan umum, malam tersebut adalah malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan dihitung dari awal Ramadan [4] [5] .

Melakukan Navigasi Antar-activity via Button

Gambar
Cara mudah melakukan navigasi antar- activity melalui perantara (trigger) Button adalah dengan memanggil method startActivity() . Namun, sebelumnya, Anda harus terlebih dahulu memastikan bahwa Anda sudah memiliki (paling tidak) dua buah activity yang akan di- link -kan beserta sebuah tombol (button) pada activity yang akan menjadi penjembatan untuk menuju ke activity lain, misal seperti terlihat pada Gambar 1 dan 2 berikut. Gambar 1: Activity Pertama Gambar 2: Activity Kedua

Kumpulan Doa Haji: Edisi Padat

Saat hendak pergi ke tanah suci (بيت اللـه المحرم), entah urusan haji kecil (umrah) ataupun haji besar (haji yang sekarang ngantrinya tahunan), pastinya Bapak, Ibu, Saudara, atau Anda sendiri akan disibukkan dengan proses manasik. Kalau Anda tidak tahu apa itu manasik, silakan buka KBBI :) Nah, hal itu juga dilakukan oleh Simbah saya yang kebetulan juga In sya Allah akan naik haji tahun 1436 H ini. Manasik identik dengan belajar, entah belajar mengenai tata cara haji, rukun-rukun, pengenalan lingkungan, hingga pengenalan doa-doa yang bisa dibaca saat menjalaninya. Nah, masalahnya adalah, iya kalau yang mengikuti manasik itu orang yang masih muda, yang masih enerjik, yang masih kuat daya ingatnya. Kalau yang hendak berangkat ternyata umurnya sudah sepuh (berumur)? Hehe, kebayang kan gimana  susahnya...

Seri Penulisan Ilmiah: Pemosisian Gambar

Gambar
Sudah menjadi hal yang lumrah ketika kita menulis sebuah tulisan ilmiah, akan ada banyak penjelasan  ngalor-ngidul  dalam bentuk uraian (paragraf) berdasarkan referensi ini dan itu, termasuk penjelasan dalam bentuk gambar yang biasanya digunakan untuk memudahkan pembaca dalam menangkap maksud dan tujuan dari si penulis. Dilihat dari tujuan penyertaan gambar, sepertinya tidak ada masalah. Nah, permasalahan muncul pada sisi layouting (penataletakan) gambar ( this is fact, trust me :D). Penataletakan yang dimaksud adalah penataletakan gambar di seputaran uraian gambar. Masalah tersebut biasanya muncul akibat ukuran kertas yang memang terbatas (asumsikan saja ukuran kertas yang digunakan adalah A4). Apa Anda juga pernah merasakan kegalauan  yang seperti itu? Kalau iya, mari coba kita bahas :)